MENGENAL KOMUNIKASI NON VERBAL DAN FUNGSINYA
Komunikasi non-verbal adalah
proses penyampaian pesan atau informasi yang menyampaikan suatu makna (arti)
yang dilakukan tanpa kata-kata atau lisan. Namun, komunikasi non-verbal ini
disampaikan melalui ekspresi wajah, gesture (bahasa tubuh), gerakan tangan, dan
lain sebagainya.
Komunikasi non-verbal adalah
proses penyampaian pesan atau informasi yang menyampaikan suatu makna (arti)
yang dilakukan tanpa kata-kata atau lisan. Namun, komunikasi non-verbal ini
disampaikan melalui ekspresi wajah, gesture (bahasa tubuh), gerakan tangan, dan
lain sebagainya.
•
Reinforcement
Fungsi ini digunakan komunikasi non verbal untuk menduplikasi dan
mendukung pesan verbal. Sehingga membuat pesan lisan lebih jelas dan dapat menghindari kesalahpahaman.
•
Substitusi
Fungsi komunikasi non verbal yang kedua yaitu
substitusi. Ada kalanya komunikasi non verbal cukup untuk mengirim pesan. Itu
bisa lebih ekspresif dan bermakna daripada kata-kata. Dalam banyak kasus,
komunikasi non verbal lebih mudah untuk dilakukan dan dipahami.Contohnya seperti melambaikaan tangan yang
berarti “hallo” atau “hai”.
•
Kontradiksi
Komunikasi verbal dan non verbal adalah dua
sisi mata uang yang sama. Tapi, mereka terkadang mengirim pesan yang
berlawanan. Di sinilah fungsi kontradiksi masuk. Kontradiksi juga bisa terjadi
tanpa disadari. Terkadang, kita melihat orang bertindak berbeda dari apa yang mereka
katakan.Contohnya ketika orang terdekat atau pasangan kita mengatakan
baik-baik saja padahal dari raut mukanya terlihat lelah atau sebagainya.
•
Aksentuasi
Fungsi komunikasi non verbal yang
keempat adalah aksentuasi. Fungsi aksentuasi seperti peningkatan dari fungsi
reinforcement. Aksentuasi berarti memberi penekanan pada sesuatu. Sementara
fungsi reinforcement mendukung arti kata-kata Anda, fungsi aksentuasi akan
menambahkan intensitas atau kekuatan pada kata-kata tersebut.
•
Regulasi
Fungsi komunikasi non verbal yang terakhir
yakni regulasi. Fungsi regulasi akan membantu kita bergiliran dalam berbicara,
tanpa menggunakan kata-kata, sehingga kita tidak mengganggu orang lain. Ini
membantu kita mengirim sinyal saat menginginkan tanggapan atau ketika kita
selesai berbicara dan ingin orang lain berbicara. Kita dapat menggunakan
parabahasa, gerak tubuh, dan kontak mata dalam fungsi ini
Referensi:
https://www.youtube.com/watch?v=24OcvH1cnhg
Tulisan informatif, jelas dan bertema. Namun masih menggunakan website sebagai sumber, akan lebih baik lagi apabila didukung dengan sumber ilmiah lainnya seperti buku dan jurnal ilmiah.
BalasHapusIya pak, terima kasih 🙏
BalasHapus